Polres Klungkung Bali Berhasil Sita 28 Mobil Bodong

0
180

DENPASAR, Fajarbadung.com – Aparat kepolisian dari Polres Klungkung Bali berhasil menyita 28 mobil bodong dari berbagai jenis. Mobil tersebut saat ini diamankan di garasi Mapolres Klungkung dan diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kabid Humas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, Polda Bali memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja jajaran Polres Klungkung, karena berhasil ungkap dan menahan 28 unit mobil bodong berbagai jenis dan merek, serta 2 unit sepeda motor di kawasan Nusa Penida, Sabtu sore (1/6/2024).

Bukan hanya mobil dan motor, Polres Klungkung juga berhasil mengungkap sindikat pemalsuan STNK dari 30 unit kendaraan barang bukti yang saat ini sudah disita dan Polres Klungkung. Untuk sementara juga menahan dua orang pelaku dan satu orang DPO dari sindikat peredaran mobil bodong dan pemalsuan STNK. Dua pelaku yang ditahan yakni INP alias Nonik, laki-laki 45 tahun, alamat Jl Nangka Gang Nuri Denpasar dan AA alias Hendra, laki-laki 40 tahun, alamat Batur Selatan Kintamani Bangli. Sementara pelaku yang masih masuk dalam berinisial M, asal Nusa Penida Klungkung. “Polres Klungkung akan terus bekerja keras untuk melakukan penyidikan dan pengembangan dari kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan para pelaku dan barang bukti akan bertambah lagi,” ujarnya.

Jansen menjelaskan kronologis pengungkapan kasus tersebut. Kasus ini
berawal pada Minggu 19 Mei 2024 ada laporan masyarakat terkait dengan maraknya beredar kendaraan khususnya mobil yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan yang sah (bodong). Kemudian Tim Opsnal Satreskrim Polres Klungkung dipimpin langsung oleh IPDA Yosep Pasaribu bersama anggota melaksanakan penyelidikan di wilayah Kecamatan Nusa Penida tepatnya di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul. Sesampainya di sebuah garase terdapat salah satu mobil Toyota Avanza warna hitam No. Pol terpasang DK 1195 ML. Nomor rangak MHKM5EA2JJK045768 dan nomor mesin 1NRF393204. Setelah dicek ternyata STNK mobil tersebut tidak sesuai dengan data yang ada di Samsat Klungkung dan mobil tersebut langsung diamankan guna penanganan lebih lanjut.

See also  Pemprov Bali Perbanyak Ruang Isolasi dan Tempat Karantina Antisipasi Peningkatan Kasus Positif

Dari hasil pengembangan dan interogasi, pemilik mobil mengakui bahwa mendapatkan mobil tersebut dengan cara membeli dari seseorang yang bernama Manuk dan Budi. Kemudian tim mencari Manuk dan Budi. Dari keterangan keduanya mengaku pemesanan STNK dari seorang yang bernama Nonik berasal dari Denpasar.

Berdasarkan informasi tersebut pada Senin 20 Mei 2024, Tim Opsnal Polres Klungkung berhasil mengamankan INP alias Nonik di rumahnya yang di Jalan Nangka Gg. Nuri XI No. 25 Denpasar dan setelah dimintai keterangan Nonik mengakui memang benar menerima pesanan pembuatan STNK kendaraan. Kemudian dimintalah seorang yang bernama AA Als. Hendra untuk mencetak STNK sesuai dengan pesanan dimana Hendra mengirim hasil cetakan tersebut melalui Ojek Online.

Kemudian Tim Opsnal melaksanakan penyelidikan lanjutan dan berhasil mengamankan AA alias Hendra di rumah kost miliknya yang beralamat di Jalan Tukad Badung XX Denpasar Selatan. Kini pelaku dan barang bukti diamankan yang kemudian dibawa ke Polres Klungkung guna penanganan lebih lanjut.

See also  Bupati Eka Himbau Masyarakat agar Waspada Terhadap OTG Positif Covid-19

Modus Operandi digunakan para pelaku dengan cara mengumpulkan STNK bekas yang diperoleh dari Nonik kemudian digosok menggunakan LEM dan BEDAK untuk menghapus tinta, lalu di-SCAN dan diedit melalui photosop, kemudian dicetak ulang dengan kertas STNK yang telah di gosok tersebut, dan mencetak langsung menggunakan kertas HVS F4.

Dari pengembangan kasus tersebut Polres Klungkung berhasil mengamankan dan menyita mobi berbagai merek dan jenis sebanyak 28 unit dan 2 unit sepeda motor.

Sehubungan dengan adanya Kasus Viral yang beredar di media sosial berkaitan dengan salah satu warga inisial IWS alias Kaba mengaku disekap dan dianiaya 10 anggota Polres Klungkung, sesuai keterangan Kasat Reskrim AKP Made Teddy Satria Permana, menegaskan jika itu tidak benar.

Memang benar waktu itu ada anggota Reskrim Polres Klungkung melakukan penyelidikan terkait pengembangan kasus mobil bodong tersebut di Jl Waribang Denpasar. Hasil pengumpulan bukti bukti dari ke-2 tersangka yang sudah ditahan Polres Klungkung, di Laptop milik tersangka AA alias Hendra ditemukan data STNK Mobil Pajero atas nama Togel. Kemudian anggota bertemu dengan Togel dan Togel mengakui kendaraan dan STNK sudah digadaikan kepada seseorang atas nama DK melalui perantara IWS alias Kaba.

See also  "1000 Nasi Bungkus" Peduli Kasih Kodam IX Udayana dan Kepolisian Daerah Bali Bersatu Melawan Covid 19

Selanjutnya Tim Opsnal mendatangi rumah IWS alias Kaba di Jl Waribang Denpasar dan menjelaskan kedatangan Tim tersebut dengan menunjukan Surat Perintah Tugas dan sudah sesuai SOP kepada IWS alias Kaba dan itu diketahui oleh istrinya.

Dari hasil pengembangan penyelidikan dan interogasi IWS, Tim menemukan dan mengamankan kendaraan milik IWS alias Kaba berupa, 5 unit mobil dan 1 sepeda motor bodong dan hanya memiliki STNK tanpa BPKB, yaitu
mobil pick up, mobil agya putih, cevrolet spin, opel blazer, suzuki karimun dan 1 sepeda motor honda scoopy.

“Kami menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan mobil atau motor silahkan datang langsung ke Polres Klungkung dengan membawa STNK dan BPKB asli, kami pastikan akan mengembalikan kendaraan-kendaraan tersebut kepada pemiliknya sesuai STNK dan BPKB bukti kepemilikan kendaraan dimaksud,” ucap Jansen.*Arnold

(Visited 1 times, 1 visits today)