Purnama Kelima Piodalan Pura Ksatri Raksa Bhuwana Korem 163/Wira Satya

0
271
Purnama Kelima Piodalan Pura Ksatri Raksa Bhuwana Korem 163/Wira Satya/fajarbadung.com
Purnama Kelima Piodalan Pura Ksatri Raksa Bhuwana Korem 163/Wira Satya/fajarbadung.com

DENPASAR, Fajarbadung.com – Peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa menjadi hal yang penting dan utama dalam kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang dianut.

Hal ini juga dimplementasikan oleh Keluarga Besar Umat Hindu Makorem 163/Wira Satya, melaksanakan Upacara Piodalan Pura Ksatria Raksa Bhuwana.

Piodalan Pura Ksatria Raksa Bhuwana jatuh pada Purnama Kelima Wuku Wayang, Selasa (12/11/2019). Kesiapan upacara piodalan sudah dilakukan jauh hari sebelumnya dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana yang diperlukan, seperti bebantenan, pembuatan penjor, memasang wastra dan ornamen hiasan lainnya, nunas tirta atau air suci ke Pura Gunung Kawi dan Pura Kayangan Tiga.

Ketua Panitia Piodalan, Mayor Inf I Gusti Made Sweda, S.Ag., menjelaskan, kesiapan upacara piodalan hari ini (Selasa,12/11, red) sudah rampung semuanya, dimana semua proses penyiapan dilakukan secara gotong royong serta segala bebantenan yang dihaturkan atas petunjuk Ida Pedanda Gede Peling Manuaba dari Geria Batubulan Gianyar.

See also  Panglima TNI Tinjau Fire Power Demo Di Puncak Latihan Angkasa Yudha 2019

“Rangkaian kegiatan piodalan dimulai dengan pecaruan di lima titik (natar pura, lebuh/pintu masuk, pelinggih tugu karang, lapangan tembak, depan lobi) kemudian dilanjut prosesi piodalan dan melaksanakan persembahyangan yang dipimpin Sulinggih Ida Pedanda”, ungkap Mayor Sweda.

Ditambahkannya, upacara pecaruan adalah sebagai wujud menetralisir segala pengaruh negatif dan menjaga keseimbangan alam lingkungan kita, sehingga semua Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya akan diberikan keselamatan dan kerahayuan dalam melaksanakan tugas dan aktivitasnya sebagai abdi negara di bidang keamanan dan tugas sosial kemasyarakatan.

Sementara itu Pinandita Mangku Pelda I Ketut Suparmita juga menjelaskan berbagai tetarian wali sebagai kelengkapan pelaksanaan upacara piodalan juga ditampilkan antara lain Tari Rejang Dewa SD Kartika VII/2 Udayana, Tari Rejang Taman Sari PNS Korem 163/Wira Satya, Wayang Lemah/Wayang Gedog dan Tari Topeng Sidakarya serta iringan gambelan Sekaa Gong dari Padang Sambian, Denpasar Barat.

See also  Gubernur Bali Lepas Konvoi Ratusan Mobil Kuno ke Tiga Obyek Pariwisata Bali untuk Awali New Normal

Upacara Piodalan Pura Ksatria Raksa Bhuwana tidak saja merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya tepatnya pada Hari Purnama Kelima. Piodalan dimaksudkan tidak hanya sebagai peringatan hari berdirinya Pura tersebut, lebih daripada itu kita memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk senantiasa diberikan keselamatan dan wara nugraha bagi satuan Korem 163/Wira Satya dan juga para personelnya dalam melaksanakan tugas-tugasnya yang meliputi tanggung jawab kerja wilayah Provinsi Bali.

“Mari kita memohon semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas di hari suci piodalan Pura Ksatria Raksa Bhuwana ini”, ungkap Mangku Suparmita.

Pantauan kegiatan upacara piodalan tersebut diikuti sebanyak 300 orang Umat Hindu yang merupakan Keluarga Besar Personel Makorem 163/Wira Satya baik sipil maupun militer.(red)

(Visited 23 times, 1 visits today)