KULINER

Quorn Umumkan hasil Penelitian Terbarunya Di Acara Empat Tahunan “Asian Congress of Nutrition 2019”

NUSA DUA, Fajarbadung.com  – Quorn, brand makanan protein bebas daging nomor satu di dunia, Senin (5/8), mengumumkan temuan terbaru dari hasil penelitiannya, pada acara empat tahunan “Asian Congress of Nutrition 2019” di Bali. Hasil temuan tersebut antara lain mengungkapkan bahwa Mycoprotein, yang merupakan sumber protein utama yang terkandung dalam produk Quorn, dapat membantu pertumbuhan massa otot setelah berolahraga, jauh lebih baik dibandingkan protein susu. Manfaat ini menjadikan Quorn sumber protein yang sempurna untuk dikonsumsi dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan olahraga.

Setelah sukses menjual 5 milyar produk di seluruh dunia selama lebih dari 30 tahun, Quorn merupakan satu-satunya brand makanan protein bebas daging yang dihadirkan pada Kongres Nutrisi Gizi 2019 di Bali, di mana lebih dari 1.000 tokoh pemimpin dan ternama dunia di bidang pangan, nutrisi dan teknologi bertemu, untuk membahas upaya-upaya dalam meningkatkan gizi masyarakat dan kontribusi inovasi terhadap pengembangan industri pangan. Melalui momentum gerakan global bebas daging, Quorn dan produk-produknya yang terbuat dari Mycoprotein digemari di seluruh dunia karena kandungan nutrisinya dan potensinya dalam mencegah beberapa penyakit modern (seperti kolesterol, obesitas, diabetes). Selain itu, Mycoprotein juga dapat membantu meningkatkan performa dalam berolahraga, dan membantu para manula untuk mempunyai kehidupan yang lebih sehat pada masa tuanya.

“Di Indonesia, beberapa masalah nutrisi disebabkan oleh rendahnya asupan protein. Oleh karena itu, sumber makanan tinggi protein seperti Mycoprotein sangatlah tepat untuk mengisi kekurangan tersebut,” kata Andy Kusumo, Director of Science and Technology, Quorn. Melengkapi tempe dan tahu sebagai pilihan makanan protein bebas daging yang paling umum di Indonesia, Quorn dengan bangga menawarkan protein pengganti daging yang lezat dan inovatif, dengan kandungan nutrisi yang sulit ditandingi dan yang dapat mendukung pertumbuhan massa otot, serta ramah lingkungan.

Mycoprotein merupakan sumber protein alternatif yang berasal dari jamur fusarium venenatum yang tumbuh secara alami dari tanah. Apabila dibandingkan dengan produksi protein hewani, Mycoprotein menggunakan 90% lebih sedikit lahan dan air, sehingga dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa kandungan gizi Mycoprotein tinggi serat, tetapi rendah lemak jenuh. Di Indonesia sendiri, kebiasaan mengkonsumsi makanan pengganti daging dari jamur alami seperti tempe dan oncom sudah sangat tidak asing lagi. Oleh sebab itu, Mycoprotein dapat menjadi alternatif pilihan protein bernutrisi ramah lingkungan yang tepat untuk membantu kelanjutan pertumbuhan industri pangan, di tengah-tengah populasi Indonesia yang terus meningkat.

Sebagai satu-satunya brand makanan protein bebas daging di dunia yang konsisten melakukan riset ilmiah mengenai berbagai manfaat kesehatan selama beberapa dekade terakhir, hasil penelitian terbaru Quorn membuktikan bahwa Mycoprotein sangat mudah diserap oleh tubuh dan merupakan sumber protein yang efektif untuk membangun massa otot.

Penemuan ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Exeter di Inggris, yang melibatkan 20 orang pria berusia muda dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar, dengan mensimulasikan kegiatan latihan angkat beban menggunakan otot kaki. Masing-masing peserta simulasi ini pun mengkonsumsi satu dari dua jenis protein, kemudian perkembangan otot mereka dicatat. Hasil membuktikan bahwa mereka yang meminum suplemen Mycoprotein mengalami pertumbuhan otot 120 persen lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi asupan protein. Pada waktu yang sama, terlihat bahwa mereka yang mengkonsumsi protein susu hanya mengalami pertumbuhan otot 60 persen lebih cepat.

“Hasil riset tersebut sangat memuaskan, terutama ketika kami melihat beberapa individu yang lebih memilih sumber protein non-hewani untuk menunjang pemeliharaan dan adaptasi massa otot mereka dalam berolahraga. Hasil penelitian kami pun menunjukan bahwa Mycoprotein dapat membantu mempercepat pertumbuhan massa otot, apabila dibandingkan dengan protein hewani (protein susu). Kami sangat antusias untuk melihat temuan ini dapat dilanjutkan menjadi studi pelatihan jangka panjang pada populasi yang lebih luas,” menurut Benjamin Wall, Associate Professor Nutritional Physiology, University of Exeter.

Sebagai bagian dari upaya edukasi dan keikutsertaan pada Asian Congress of Nutrition tahun ini, Quorn secara eksklusif bermitra dengan Manggis in Canggu, sebuah restoran vegan lokal yang tengah naik daun. Khusus untuk kongres ini Manggis in Canggu, menyajikan berbagai hidangan tradisional bebas daging khas Indonesia, Jepang dan Internasional, termasuk nasi campur Bali, nasi goreng Bali, sate, sushi dan burger, yang semuanya merupakan kreasi produk-produk Quorn sebagai bahan utamanya.

“Produk-produk Quorn tidak hanya bernutrisi dan ramah lingkungan, tetapi juga dapat dijadikan bahan utama yang sangat mudah diolah menjadi berbagai macam hidangan dari berbagai budaya dengan cita rasa yang tinggi,” menurut Christian Kurniawan, Co-Founder, Manggis in Canggu. (djk/FB)

error: Content is protected !!