Sidang Paripurna, APBD Perubahan Tahun 2021 Kabupaten Badung Diketok Palu

0
349
FOTO : Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memimpin sidang paripurna DPRD Kabupaten Badung,(30/8/21.(tim)

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Badung dengan agenda utama penetapan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 digelar Senin (30/8/2021) di ruang sidang utama Kantor DPRD Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan bahwa sidang paripurna hari ini merupakan momentum penting bagi Pemkab Badung karena APBD Perubahan Kabupaten Badung Diketok palu. “Jadi hari ini kita sudah menyelesaikan rapat paripurna untuk persidangan kedua tahun 2021. Hari ini kita sudah tetapkan APBD Perubahan tahun 2021,” ujarnya.

Menurutnya, sekalipun APBD Perubahan Tahun 2021 Kabupaten Badung sudah disahkan, namun dewan Badung memberikan beberapa catatan penting dan arahan yang wajib dikerjakan oleh pemerintah. Pertama, Pemkab Badung sudah menghitung rancangan pendapatannya secara maksimal sesuai dengan situasi yang berkembang saat ini. APBD Badung ditetapkan sebanyak Rp 2,945 triliun. Pendapatannya sebesar Rp 1,9 triliun dan ditambah dengan pendapatan lain-lain seperti transfer pusat, dana perimbangan dan lain sebagainya.

See also  Wabup Suiasa Buka Kongres Askab PSSI Badung Tahun 2020

“Walaupun pendapatan asli daerah Badung hanya Rp 1,9 triliun, tetapi saya sudah melihat bahwa ada kesepakatan penjabaran dari pada APBD itu. Yang pertama itu belanja operasi itu Rp 2,5 triliun. Artinya dari pendapatan kita Rp 3,8 triliun, APBD masih tercover. Semua biaya kebutuhan operasional pemerintah selesai. Tidak ada lagi istilah Pemkab Badung tidak mampu melakukan pembayaran pegawai. Jadi di operasionalnya Rp 2,5 triliun dan ini kita sudah bahas dalam rapat rapat. Kita putuskan bahwa APBD 2021 perubahannya aman,” urainya.

Kedua, Instruksi Menteri Dalam Negeri adalah fokus pada pandangan Covid19. Kabupaten Badung sudah mengalokasikan Rp 310 Miliar untuk penanganan Covid19. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp 160 miliar untuk sistem isolasi terpusat. Kemudian ada biaya penyelesaian Rumah Sakit Kapal terutama untuk pembangunan gedung I, mulai bed-nya, sarana penunjang lainnya. Jadi inilah rancangan APBD Perubahan Tahun 2021 yang tidak keluar dari RPJMD Semesta Berencana dan dieksekusi sesuai dengan situasi yang berkembang sekarang ini.

See also  Korem 163 Wira Satya Gelar Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah

Parwata meminta agar Pemkab Badung tetap patuh dan fokus kepada penanganan pandemi Covid19 dan pembangunan ekonominya. Saat ini pandemi Covid19 masih menjadi momok yang bisa meruntuhkan ekonomi. Namun demikian, Bupati sudah menetapkan atau menyampaikan bahwa stimulus-stimulus itu akan terus didorong supaya ekonomi masyarakat bertumbuh.(cv/tim).

(Visited 12 times, 1 visits today)