Terkait Kelangkaan BBM, Ketua ASITA Bali Harap Segera Normal Kembali

0
28
Ketua DPD ASITA BaliI Putu Winastra, S.AB., M.A.P. Foto : Dok - Fajarbadung

JIMBARAN, Fajarbadung.com – Ketua terpilih DPD ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies) Bali, I Putu Winastra, S.AB., M.A.P., menegaskan pariwisata regeneratif (regenerative tourism) memberikan kontribusi atas destinasi dan sekaligus menjaga pariwisata Bali.

Menurut Putu Winastra wisatawan datang ke Bali ini tidak hanya berkunjung, tetapi mereka bisa memberikan sekaligus menjaga destinasi itu agar tetap bisa bertumbuh. ​”Misalnya, ada kegiatan di suatu tempat di desa wisata, mereka menanam pohon-pohonan dan juga dia menjaga kelestarian alam yang ada di sana dan juga sharing dengan masyarakat lokal. Nah, ini yang harus kita dukung dan kedepannya setiap wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya berkunjung, tetapi bagaimana mereka berkontribusi terhadap destinasi itu sendiri,” katanya.

See also  Cegah Covid-19 Sat Brimob Polda Bali Bersama Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar Gelar Sterilisasi di Polda Bali

Hah ini disampaikan Putu Winastra, usai Pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) XV ASITA Bali Tahun 2026 bertema “Repositioning the Future of Tourim” di InterContinental Bali Resort Jimbaran, Kabupaten Badung, Jumat (16/10/2026).

Lebih lanjut, Putu Winastra menyatakan sampai saat ini, memang yang terjadi adalah di mobil-mobil kecil, terutama mobil van ini memang menjadi sedikit kendala, terutama untuk mengatur jadwal kegiatan mereka.

​Kemudian dengan situasi ini, memang terjadi kemacetan sehingga ada sampai anggota ASITA tidak bisa ke airport karena macet di sekitar pom bensin itu.

“Jadi harapan kami adalah ruas jalan yang memang dipakai untuk apa namanya, berjalan ke tempat-tempat yang misalnya airport diberikan jalan yang lebih luas sehingga tidak sampai menimbulkan wisatawan-nya tidak bisa terbang. Itu yang kita harapkan,” kata Putu Winastra.

See also  Ribuan Pedagang Kaki Lima dan Warung di Wilayah Korem 163/Wira Satya Dibagikan Migor Gratis

​Putu Winastra mengatakan sementara ini belum ada cancel, tetapi yang sudah di Bali, mereka merubah kegiatannya yang tadinya di Bali Selatan, ASITA Bali membawa ke tempat-tempat yang lebih sedikit keramaiannya. “Ini situasinya adalah ada di seluruh Bali. Saya kira anggota kita bisa menyampaikan situasi ini adalah post-manager yang kita harus pahami secara bersama-sama dan kita berharap segera normal kembali,’kata Putu Winastra.

Untuk itu, Putu Winastra berharap BBM langka di Bali jangan sampai terlalu lama, agar pihaknya juga bisa menyampaikan kepada partner di luar negeri bahwa situasi ini adalah post-manager. “Kalau situasinya terus berlanjut seperti ini, saya kurang tahu, jadi harapan kita jangan terlalu lamalah. Ya, gitu kira-kira. Terima kasih,” pungkasnya.(red)

(Visited 1 times, 1 visits today)