Tinjau Venue KTT ASEAN di Golo Mori NTT, KSP: Muatan Lokal Pembangunan Kawasan MICE Capai 80 Persen

0
145
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Helson Siagian (mengenakan kaca mata hitam dan rompi warna biru) saat meninjau pembangunan kawasan MICE di Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/2). Foto : Ist

MANGARAI BARAT, The East Indonesia – Pemerintah melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah mengebut penyelesaian pembangunan konstruksi fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), serta infrastruktur penunjang berupa jalan akses, jalan kawasan, dan dermaga, di desa Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan kawasan MICE yang dilengkapi dengan beach club, observation deck, dan dermaga kayu ini, untuk menyambut penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, pada Mei 2023. Di mana, kawasan MICE di Golo Mori akan menjadi salah satu vanue rangkaian kegiatan pertemuan pemimpin – pemimpin negara anggota ASEAN tersebut.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Helson Siagian mengatakan, sampai saat ini pembangunan konstruksi fasilitas MICE dan infrastruktur penunjang sudah mencapai 90,95 persen. “Target selesai akhir maret 2023,” kata Helson saat meninjau pembangunan kawasan MICE, di Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/2).

See also  Cathay Pacific Mengurangi Kapasitas Penumpang Hingga 96% Pada Bulan April dan Mei

Helson menyebut, pembangunan fasilitas MICE dan infrastruktur penunjang di Golo Mori memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. Yakni, mayoritas material, furniture, dan ornamen yang digunakan berasal dari UMKM lokal padat karya. “Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atau muatan lokal pada proyek ini sekitar delapan puluh persen,” ungkap Helson.

Helson optimistis, pelaksanaan KTT ASEAN 2023 di Golo Mori akan semakin mendongkrak geliat pariwisata dan perekonomian di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo.

Pada kesempatan itu, Direktur Operasional PT ITDC (persero), Troy Reza Warokka berharap berbagai fasilitas yang saat ini dibangun di Golo Mori tidak hanya untuk KTT ASEAN. Namun ke depan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Kami (ITDC) berharap instansi pemerintah, swasta, atau masyarakat luas dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan di tempat ini baik skala nasional maupun internasional,” ujar Troy.

See also  Gerakan Perekonomian, Parwata Ajak Bangkitkan Potensi Desa dan UMKM

Sebagai informasi, pengembangan kawasan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi salah satu vanue rangkaian kegiatan KTT ASEAN 2023, di mana Indonesia yang menjadi pemegang tampuk keketuaan.

Mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, Indonesia bertekad memperkokoh posisi dan relevansi ASEAN dalam menjawab tantangan-tantangan global dan menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang menyejahterakan.**Chris

(Visited 9 times, 1 visits today)