EKONOMI BISNIS

“Tunjuk Rumah BNI Syariah” Direspon Sangat Baik Warga Bali

DENPASAR, Fajarbadung.com – Kebutuhan akan tempat tinggal yang layak bagi usia produktif termasuk karyawan sejumlah perusahaan serta generasi milenial di Bali menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting. Meski di tengah keprihatinan kondisi wabah pandemi corona yang masih dirasakan tapi animo warga Bali untuk mempunyai rumah idaman yang sesuai keinginan masih cukup tinggi.

Hal itu bisa dilihat dari berbagai program kredit rumah yang dikeluarkan sejumlah bank yang masih mendapat respon dari para calon nasabah. Contohnya saja program Tunjuk Rumah milik BNI Syariah yang memfasilitasi calon nasabah terutama generasi milenial yang ingin mempunyai rumah idaman yang sesuai keinginan.

Menurut Branch Manager BNI Syariah Cabang Denpasar, Mansyur, Sabtu 30 Mei 2020, animo atau respon masyarakat Bali sejauh ini sangat baik atas program “Tunjuk Rumah BNI Syariah” sebagai salah satu program untuk mendukung program pemerintah terkait satu juta rumah.

“Sejauh ini animo atau respon masyarakat terkait program Tunjuk Rumah BNI Syariah sangat baik karena syarat dan prosesnya yang mudah dengan adanya harga spesial atau tarif khusus, cicilan tetap sampai akhir cicilan serta kemudahan lainnya yaitu bebas biaya administrasi, bebas biaya taksasi, dan bebas denda,” ujar Mansyur.

Selain itu, lanjut Masnyur hal respon bagus ini juha ditunjukkan oleh rekanan para pengembang yang relatif terbilang merupakan pengembang besar. “Total pengembang yang sudah jadi rekanan sudah diatas 30 pengembang, semua adalah pengembang besar,” ungkap Mansyur.

Dijelaskan juga oleh Mansyur bahwa secara nasional untuk target program tunjuk rumah ini sesuai target dimana terlihat dari product owner sendiri di kantor pusat yang membatasi program ini hanya sampai dengan 20 Juni 2020 saja atau quota habis mana yg lebih dahulu.

Di Bali sendiri, untuk aplikasi yang masuk sejak dibukanya program ini sudah diatas 150 nasabah. Untuk calon nasabah yang berasal dari karyawan industri pariwisata di Bali lumayan cukup tinggi. Atau lebih tepatnya dari industri pariwisata dan turunannya di perhotelan, transportasi, restoran, dan lain-lain. “Namun diluar itu juga ada dari sektor swasta lokal. Apabila dilihat dari portofolio pembiayaan griya mencapai lebih dari 30% dari nasabah yang bekerja di industri pariwisata,” imbuhnya.

Program Tunjuk Rumah milik BNI Syariah. Program ini memfasilitasi calon nasabah terutama generasi milenial yang ingin mempunyai rumah idaman yang sesuai keinginan. Program ini untuk mendukung program pemerintah terkait satu juta rumah. Caranya, milenial hanya perlu menunjuk salah satu rumah atau apartemen yang tersedia pada developer yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah. Kelebihan program Tunjuk Rumah dibanding program lain yaitu adanya harga spesial atau tarif khusus, cicilan tetap sampai akhir cicilan serta kemudahan lainnya yaitu bebas biaya administrasi, bebas biaya KPR, bebas biaya taksasi, dan bebas denda.

Sebelumnya dalam rilisnya Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi di Jakarta, menyatakan Program Tunjuk Rumah ini diharapkan dapat mempermudah calon nasabah terutama kaum milenial dalam memiliki rumah. “Serta dapat meningkatkan kinerja pembiayaan terutama BNI Griya iB Hasanah,” kata Iwan Abdi.

Program Tunjuk Rumah 2020 di launching pada tanggal 20 Januari 2020 berjalan hingga 30 Juni 2020. Target program Tunjuk Rumah diantaranya karyawan perusahaan yang mempunyai fix income. BNI Syariah memberikan promo atau tarif khusus kepada calon nasabah yang merupakan karyawan BUMN, ASN, Regulator (BI, KPK, OJK), dokter, karyawan perusahaan swasta nasional/ multinasional, karyawan swasta lokal, nasabah referral dari developer rekanan BNI Syariah, maupun karyawan korporasi.

Karyawan korporasi ini adalah pegawai institusi/perusahaan yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah untuk payroll maupun penyaluran pembiayaan karyawan. Untuk saat ini ada sekitar 1000 developer aktif yang bekerjasama dengan BNI Syariah. Hingga 9 April 2020, perolehan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah melalui program Tunjuk Rumah mencapai Rp766,7 miliar. Daerah terbesar penyerapan program Tunjuk Rumah yaitu wilayah Jabodetabek.

Target program Tunjuk Rumah sampai dengan akhir periode tahun ini yaitu Rp1,4 triliun. Untuk mencapai target ini, BNI Syariah mengoptimalkan pemasaran lewat cabang, gathering developer, media sosial dan media online. Sampai dengan bulan Februari 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,23 triliun dengan pertumbuhan 11,15% year on year.(Anya).

(Visited 29 times, 1 visits today)
error: Content is protected !!