Kerja Smart Bawa RSUP Prof Ngoerah Juara Nasional III, Dirut Ngurah Sukadarma Dipuji Dirut BPJS Kesehatan

0
29
FOTO: Dirut RSUP Prof Ngoerah Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes (kedua kiri) mendampingi Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MMRS, Direktur Utama BPJS Kesehatan saat memberi kuliah umum di Undhira Bali, Sabtu 19 September 2026. 

BADUNG, Fajarbadung.com – Prestasi membanggakan ditorehkan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah di tingkat nasional. Rumah sakit yang dipimpin Dirut Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes ini berhasil meraih peringkat ketiga nasional terkait Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Pelayanan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026 Kategori Rumah Sakit Kelas A.

RSUP Prof Ngoerah menjadi satu-satunya RS milik Kemenkes yang berhasil meraih prestasi nasional dari BPJS Kesehatan. Piagam penghargaan diserahkan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayjen TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFrA., dan disaksikan oleh Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MMRS, Direktur Utama BPJS Kesehatan.

Penghargaan diterima oleh Yudhi Zufrial, SE., MM., Direktur Perencanaan dan Keuangan RS Ngoerah, di Jakarta, 15 September 2026.  Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar, turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, dan dedikasi RS Prof Ngoerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Dirut BPJS Kesehatan Dr. dr. Prihati Pujowaskito, memuji  kinerja smart Dirut RSUP Prof Ngoerah.

See also  Tangkal Virus Secara Spiritual, Bali akan Gelar Uparaca Nunas Ica di Pura Tanah Kilap

Ia menilai karena kemampuan manajerial dalam pengelolaan JKN membawanya sebagai juara ketiga nasional. Ia juga mengajak mahasiswa kedokteran yang ingin belajar dan praktek bisa dilakukan di RS Prof Ngoerah Bali.

“Terkait JKN BPJS Kesehatan, yang paling pintar dan harus pintar membagi-bagi adalah direktur rumah sakitnya. Direktur RS harus pintar menghitung real cost. Pak Ngurah (Dirut RS Prof Ngoerah,red) jagonya, sampai juara. Pak Ngurah ini juaranya BPJS, karena mengendalikan rumah sakit dengan baik,” kata  Prihati Pujowaskito saat hadir langsung sebagai pembicara utama pada kuliah umum di Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali, Sabtu 19 September 2026.

Kuliah umum bertema Membentuk Tenaga Kesehatan Masa Depan, Menjawab Transformasi Pelayanan, Pembiayaan, Teknologi, dan Mutu kesehatan diikuti ratusan mahasiswa Undhira juga dihadiri jajaran deputi,kepala regional, kacab BPJS, jajaran yayasan Undhira, rektorat, dan wakil rektor 1 , 2 dan 3, para dosen, kepala rumah sakit, dinas kesehatan dan kepala sekolah se-Badung.

See also  Puncak Perayaan Hari Ibu, Nyonya Putri Koster Minta Kaum Wanita Bali Siap Diri Hadapi Berbagai Tantangan

Menurut dia, terdapat tiga rumah sakit se Indonesia yang berhasil meraih juara nasional. Juara pertama RSUD Dr Soetomo, juara kedua RSPAD Gatot Subroto, dan juara ketiga RSUP Prof Ngoerah Bali. ‘Kalau mau belajar di dunia kesehatan, praktek, belajarlah ke RSUP Prof Ngoerah,” pujinya.

Dirut RSUP Prof Ngoerah Bali, Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes menjelaskan prestasi ini merupakan kerja keras semua elemen di rumah sakit. Meski menduduki peringkat ketiga nasional, RSUP Prof Ngoerah bangga karena menjadi satu-satunya RS milik Kemenkes yang masuk tiga besar nasional.

“Kami bangga karena menjadi satu satunya RS milik Kemenkes yang masuk juara ketiga nasional. Pesertanya seluruh rumah sakit se-Indonesia yang melayani BPJS Kesehatan,” katanya.

See also  Peduli Covid-19, Exquisite Media Gelar Aksi Solidaritas dengan Bagi-bagi Sembako

Dengan prestasi ini, kata dia pelayanan di RSUP Prof Ngoerah akan terus ditingkatkan karena sekitar 80 persen pasien di RS ini menggunakan BPJS Kesehatan.

“Pelanggan kami paling utama adalah pasien BPJS jadi kami berusaha betul memperbaiki layanan BPJS di sini supaya mereka terkesan baik dengan kita dan tidak merasa diskriminasi,” tegasnya.***

(Visited 1 times, 1 visits today)