Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Giri Prasta Sebut LKPJ Diserahkan Tepat Waktu di Kabupaten Badung

0
33
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung. Senin,( 25/3). Foto : Dok - Humas

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) tahun 2023 dilakukan secara tepat waktu dalam sidang paripurna DPRD Badung, Senin, (25/3).

Menurut Giri Prasta, ada banyak progam pembangunan yang dilakukan. Juga banyak sekali penyaluran anggaran untuk infrastruktur seperti short cut, penataan destinasi wisata. Ini adalah amanat regulasi yang harus segera dikerjakan. “Badung semakin harus semakin maju dan semakin hari semakin juara,” ujarnya.

Banyak program tahun 2023 yang harus dituntas tahun 2024. Salah satunya adalah jalan lingkar selatan, dimana Badung tidak lagi meminta bantuan ke pusat. Karena tidak ada bantuan dari pusat maka kita lakukan secara bertahap dan harus segara diselesaikan.

See also  Dewan Badung Terima Kunker Pansus Penyertaan Modal DPRD Kota Surakarta

Giri Prasta juga mengatakan, ada juga infrastruktur di Badung yang belum tuntas. Pihaknya bersama Dinas Perhubungan akan melakukan banyak perbaikan jalan-jalan yang masih rusak. Salah satu LPJ adalah soal ruas jalan yang masih rusak dan lampu penerangan jalan di kawasan strategis seperti jalan protokol, pura dan fasum lainnya.

“Kita memberikan kewenangan penuh kepada dinas perhubungan untuk mengerjakan hal ini,” ujarnya. Pemeliharaan jalan itu wajib hukumnya oleh pemerintah. Contohnya ruas jalan Sibang-Plaga, sebab itu adalah jalan provinsi. Namun Badung juga sudah tindak lanjut ruas tersebut.

Ini sinergitas antara provinsi dan kabupaten. Ini adalah bagian dari pembangunan one island one manajemen di Bali. Ini adalah niat baik Badung agar direspon dengan baik oleh provinsi. Jangan sampai niat baik tetapi tabrak regulasi. Tim teknis sudah melakukan upaya untuk hal ini.

See also  Bersih Kolam Renang, Buruh Harian Tewas Kesetrum Listrik

Ia juga mengatakan, soal dana hibah yang tidak akan dikembalikan. Sesungguhnya sisa pembayaran mau ditindaklanjuti di anggaran induk namun karena waktu pendek dan tidak mencukupi. “Hebat kan, kita ada Silpa. Untuk mengisi kebutuhan masyarakat yang di Badung. Soal jumlahnya ditanyakan kepada pihak terkait biar saya tidak salah bicara. Tahun 2924 akan tetap dijalankan,” ujarnya.*Chris

(Visited 5 times, 1 visits today)