PENDIDIKAN

Indonesia Perlu Rektor Asing untuk Daya Saing Internasional

DENPASAR, Fajarbadung.com – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nazir mengatakan, Indonesia menggandeng rektor asal Korsel untuk berkarya di Universitas Siber Asia. Pelibatan rektor asing ini bertujuan untuk kolaborasi dalam peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini disampaikan Menristektikti di Sanur Bali, Senin (26/8). “Mereka bisa berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas. Sebab, semua perguruan tinggi di dunia memang harus berkolaborasi untuk kepentingan kualitas,” ujarnya.

Namun menurut Menristek, pelibatan rektor asing asal Korsel itu tidal sertamerta dilaksanakan. Pemerintah harus terlebih dahulu menyiapkan berbagai peraturan untuk melibatkan rektor asing di perguruan tinggi dalam negeri. Persiapan peraturan tersebut akan dilakukan segera mungkin, sehingga ditargetkan tahun 2020 sudah bisa berjalan. “Untuk perguruan tinggi negeri, kami lagi perbaiki peraturan pemerintahnya. Kita perlu lakukan perbaikan dan baru bisa jalan tahun 2020,” ujarnya.

Saat ditanya siapa rektor asing yang akan dilibatkan, Menristekkdikti mengatakan, salah satunya adalah Prof. Jang Youn Cho dari Unibersitas Hankuk Korsel. Jang Youn Cho akan dilibatkan di Universitas Siber Asia. Diharapkan, dengan dilibatkanya profesor asing, kualitas perguruan tinggi di Indonesia akan meningkat. “Mutunya meningkat, daya saing internasional juga terus meningkat. Sebab, mahasiswanya bukan hanya dari Indonesia, tetap juga dari Asia Tenggara, Asia Barat, dan Afrika,” ujarnya. (Axelle Dae)

error: Content is protected !!