BALI HUKUM dan KRIMINAL

Kapolresta Tegaskan akan Tembak Pelaku Kriminal di Bali

DENPASAR, Fajarbadung.com  – Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan menegaskan jika pihaknya melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kriminal di wilayah hukum Polresta Denpasar. Ia berjanji akan menindak tegas terhadap para pelaku kriminal, kejahatan Narkoba dan aksi premanisme. “Saya tegaskan, jangan coba-coba bikin onar di Kota Denpasar dan sekitarnya. Jangan bikin aksi kriminal. Jangam bawa Narkoba. Jangan menunjukan aksi premanisme. Saya akan tembak itu semua. Jangan main-main,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/11). Bukan hanya itu. Kombes Ruddi menantang para pelaku kriminal untuk dipersilahkan melakukan kejahatan di Kota Denpasar dan sekitarnya. “Kalau berani bikin onar disini. Hayo! Saya tembak nanti. Jangan coba-coba,” ujarnya tegas.

Menurut Ruddi, Bali ini perlu ada perlakuan beda. Bali ini pulau yang ramah, toleran, demokratis. Untuk itu jangan sampai ada kriminal di Bali. Lebih dari itu, Bali adalah destinasi wisata dunia. Semua warga dunia ada di  Bali atau sekurang-kurangnya pergi pulang ke Bali. Kalau berbagai tindakan pelanggaran hukum dibiarkan maka rusaklah citra Bali dengan berbagai julukan positifnya yang sudah mendunia. Di Bali ini apa saja akan cepat tersebar ke seluruh dunia. Syukur kalau yang disebarkan itu hal-hal positif. Kalau yang disebarkan keluar itu hal-hal negatif maka rusaklah Bali ini. Pariwisata yang menjadi motor penggerak ekonomi akan terganggu. Dampaknya akan sangat besar. Ia meminta agar keamanan dan kenyamanan Bali jangan sampai hanya diserahkan kepada Polri. Polri tidak bisa mengerjakan semuanya. Masyarakat seluruhnya diminta untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Bali.

Terkait dengan perlindungan orang asing di Bali, Ruddi meminta agar keamanan dan kenyamanan warga asing menjadi tanggungjawab penuh hotel atau villa dimana WNA itu tinggal. Ia juga meminta agar seluruh hotel dan villa di Bali agar memasang CCTV atau kamera pengintai di semua sudut. “Saya minta hotel dan vila di Bali, terutama vila-vila yang agak jauh dari keramaian agar selalu mengaktifkan CCTV. Bilamana ada kejahatan terutama orang asing maka kita tinggal membuka rekaman CCTV. Lebih mudah pekerjaan polisi untuk menangkapnya,” ujarnya. Untuk hotel berbintang biasanya sudah memiliki standar. Kekuatiran selama ini adalah vila-vila kecil yang berada di tengah sawah, jauh dari keramaian dan seterusnya. “Kami minta agar itu dilengkapi CCTV agar mudah dipantau. Polri tidak bisa melakukan patroli semuanya,” ujarnya.(axelle dae/fb)

error: Content is protected !!