Live Aktifitas Seksual di Media Sosial, Polresta Denpasar Tangkap Selebgram Asal Cianjur

0
294
FOTO : Selebgram Asal Cianjur saat jumpa pers di Maplresta Denpasar.(tim)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Aparat kepolisian dari Polresta Denpasar menangkap seorang selebgram berinisial RR alias kuda poni alias bintang live (32). Wanita asal Cianjur Jawa Barat ini ditangkap polisi karena sering melakukan siaran langsung (live) di akun media sosial dengan mempertontonkan aktifitas seksual secara telanjang bulat. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Janssen Avitus Panjaitan menjelaskan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan kepolisian nomor 763/IX/2021 tertanggal 17 September 2021. Laporan tersebut dilakukan oleh seorang anggota kepolisian yang sudah lama mengetahui adanya siaran langsung aktifits seksual secara live dengan mempertontonkan aura atau telanjang bulat. “Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung bergerak ke TKP di Apartemen Kubu Mawar Residen Jl Taman Pancing Denpasar Selatan. Saat ditangkap, RR malah sedang siaran langsung dan dalam keadaan telanjang bulat. Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Denpasar,” ujarnya Kapolresta saat gelar kasus di Mapolresta Denpasar, Senin (20/9/2021).

Hasil penyidikan menunjukan jika pelaku sebagai selebgram yang dikenal bernama kuda poni alias bintang live. Pada akun media sosial bernama MANGGO ID23409400. Pelaku dalam aksinya mempertontonkan aurat dengan cara telanjang bulat secara terang-terangan secara live pada media sosial MANGGO. Sehari-harinya pelaku tinggal sementara diJl Palapa I No 20 Lingk Taman Sari Desa Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan. Sementara saat melakukan aksinya, pelaku lakukan di Apartemen Kubu Mawar di Jl Taman Pancing nomor kamar 409. Pelaku digerebek petugas pada tanggal 17 September 2021 dinihari saat sedang melakukan live.

See also  SMSI Bali: Kebijakan Dewan Pers Jangan Membunuh Hak Hidup Media Startup

Ada beberapa barang bukti yang ikut diamankan antara lain Handphone, kursi gaming, speaker, ATM dari beberapa bank, charger yang biasa dipakai saat live, pisau cukur, baju tidur saat live, alat seks berbentuk penis, baby oil, dan beberapa alat lainnya. Modusnya, pelaku melakukan siaran langsung aktifitas seksual dengan cara seperti masturbasi menggunakan alat seks penis hingga orgasme. Rentang waktunya antara setengah jam sampai satu jam. “Pokoknya sampai klimaks antara setengah jam sampai satu jam. Proses itu dilakukan secara live sehingga mengundang banyak pengunjung. Pelaku mendapatkan keuntungan dari jumlah pengunjung yang masuk. Jumlahnya mencapai ribuan sekali live. Disinilah penghasilan pelaku,” ujarnya. Walaupun aktifitas seksual dilakukan secara live namun pelaku tetap menolak bila ada pengunjung yang kontak untuk booking order. Ia mengaku lebih baik live di medsos ketimbang harus melayani pengunjung secara langsung.

See also  Peduli Dampak Covid-19, Pomdam IX/Udayana Bagikan 1,5 Ton Beras dan 200 Paket Sembako

Kepada petugas RR mengaku mendapatkan penghasilan dari aktifitas seksual secara live yang cukup besar yakni sebanyak Rp 25 juta hingga Rp 50 juta perbulan. Penghasilan ini lebih besar ketimbang pekerjaan sebelumnya sebagai pemandu lagu atau ladys caroke (LC) di sebuah tempat hiburan malam di Bali. Setelah banyak tempat hiburan malam ditutup, RR nekat melakukan aktivitas seksual secara live untuk mendapatkan penghasilan. Aktifitas ini sudah dilakukan selama 9 bulan lebih. Rata-rata perminggu RR melakukan live sebanyak 4 kali dengan pengunjung ribuan. Penghasilan diteriman dari pengunjung yang masuk hingga bintang diamond.

Pelaku tidak menerima BO di luar walaupun banyak yang minta saat pelaku live di medsos MANGGO maupun BIGO. Pelaku hanya melakukan live pornografi dengan mempertontonkan aurat saja di medsos tersebut. Pasal 4 ayat (1) UU No 44 Tahun 2008 tentang pornorafi dan atau pasal 45 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

See also  Polda Bali Perketat Pengamanan dan Penjagaan Pintu Masuk Kegiatan The 2nd Health Ministerial Meeting (HMM).

Editor|Axelle Dhae

(Visited 11 times, 1 visits today)