DENPASAR, Fajarbadung.com – Sensilaus Dore secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum IKB Flobamora Bali periode 2026-2019 menggantikan ketua sebelumnya, Herman Umbu Bily. Hal ini sebagaimana ditetapkan dalam Rapat Tertinggi Anggota Luar Biasa ( RTALUB) Flobamora Bali yang digelar bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8) di Rumah Sinergi Sang Dewi Jl. Tukad Musi I/5, Renon, Denpasar.
Penetapan pria ada Flores, NTT itu sebagai ketua dilakukan setelah melewati proses penjaringan yang dilakukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Tim penjaringan sekaligus pimpinan RTA LB melibatkan tiga tokoh senior IKB Flobamora Bali, yakni Yoseph Yulius Dias atau yang akrab disapa Yusdi Diaz, mantan Ketua Umum IKB Flobamora Bali, Ardi Ganggas, mantan wakil ketua yang serta Frederik Bily, mantan sekretaris IKB Flobamora Bali dan Agustinus Dei Segu mantan wakil Ketua IKB Flobamora Bali.
Tim ini sebelumya melaksanakan tahapan penjaringan, penyaringan, dan pengumpulan dukungan bakal calon Ketua Umum Flobamora Bali. Proses tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil rapat Tim Carateker pada Kamis, 23 Juli 2026 lalu.
Salah satu persyaratan utama bagi bakal calon Ketua Umum adalah memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 7 unit yang mempunyai hak suara. Dalam proses itu, Sensilaus Dore memperoleh dukungan 14 unit dari total 20 unit yang ada di Bali. ”Dengan jumlah tersebut, Sensilaus Dore telah memperoleh dukungan lebih dari persyaratan minimal 7 unit,” kata Ardy Ganggas selaku ketua penjaringan di kegiatan Rapat Tertinggi Anggota Luar Biasa ( RTALUB) Flobamora Bali yang digelar pada Senin (17/8) di Rumah Sinergi Sang Dewi Jl. Tukad Musi I/5, Renon, Denpasar.
Sensilaus Dore sendiri mengungguli dua calon ketua lainnya yang hanya mengumpulkan dukungan masing-masing 1 unit. Dengan demikian, berdasarkan hasil penyaringan persyaratan dukungan, Sensilaus Dore merupakan satu-satunya bakal calon yang memenuhi salah satu syarat utama, minimal dukungan 7 unit.
Selain itu, Sensilaus Dore juga telah memenuhi persyaratan lainnya, yakni
terdaftar pada unit masing-masing, baik sebagai pengurus maupun pernah menjadi pengurus unit, bersedia meluangkan waktu untuk melayani dan menjalankan tugas organisasi serta kepentingan warga Flobamora Bali, serta berusia minimal 40 tahun.
Selain itu, syarat lainnya yakni pada saat dicalonkan berada dalam kondisi fisik yang sehat dan bersedia menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum atau pakta integritas.
Sementara itu, Ketua Flobamora terpilih, Sensilaus Dore dalam kesempatan itu menyampaikan tekadnya untuk memimpin Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali ke arah yang lebih baik.
Dalam sambutannya, dia menyatakan siap
mewujudkan ikatan keluarga besar Flobamora Bali sebagai wadah kekeluargaan yang solid. ”Selain itu mandiri, berbudaya serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat di Pulau Dewata,” tegasnya. Sementara itu, Rapat Tertinggi Anggota Luar Biasa ( RTALUB) Flobamora Bali tersebut juga dihadiri oleh para ketua unit suka duka dan pengurus serta sesepuh Flobamora Bali, Yoseph Yulius Diaz.
Sensilaus Dore sendiri merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Sensilaus memasuki masa purnabhakti sebagai pejabat eselon II pada Kementerian Kominfo pada 2024.(red/rls)

















