Tiga Bartender Bali Siap Berlaga di FOOD TOWN Flair Challenge IV, Perkenalkan Arak Bali ke Panggung Internasional

0
37
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Gede Rico Hardiana Widnyana, yang berhasil meraih juara kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 4–5 Oktober 2026 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (26/10/2026).

DENPASAR, Fajarbadung.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi prestasi bartender asal Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana, yang berhasil meraih juara kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 4–5 Oktober 2026. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (26/10/2026) pagi.

Dalam pertemuan yang turut didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata, Gubernur Koster menyampaikan dukungannya terhadap upaya generasi muda Bali untuk berprestasi di tingkat internasional sekaligus memperkenalkan produk lokal, khususnya Arak Bali, kepada masyarakat dunia.

Gubernur Koster menilai keikutsertaan bartender Bali dalam kompetisi internasional merupakan peluang strategis untuk mempromosikan Arak Bali melalui pendekatan kreatif. Seni meracik minuman atau mixology serta flair bartending dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk lokal dengan tetap mengangkat karakter, nilai budaya, dan identitas Bali.

Gubernur Koster berharap prestasi yang diraih bartender Bali dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan keterampilan, meningkatkan daya saing, dan berani tampil di tingkat internasional. Keberhasilan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat citra Arak Bali sekaligus membuka peluang promosi dan pengembangan pasar di luar negeri.

Tiga bartender asal Bali, yakni Gede Rico Hardiana Widnyana, I Wayan Eka Darmawan, dan I Kadek Suniantara, dijadwalkan mengikuti ajang FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia pada 18–19 November 2026. Ketiganya direncanakan berangkat pada 16 November 2026 dengan membawa misi memperkenalkan kreativitas bartender Bali sekaligus mempromosikan Arak Bali ke kancah internasional.

See also  Pj Gubernur Bali Bersama Masyarakat Desa Bugbug Lakukan Gerakan Tanam Padi Gogo

Sebelumnya, Gede Rico Hardiana Widnyana berhasil meraih juara kedua dunia dalam The TDuB World Championship – Grand Finals yang berlangsung di Circus Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Kompetisi tersebut merupakan salah satu ajang Grand Slam World Flair Association yang diikuti 33 peserta dari 18 negara.

Dalam kompetisi tersebut, Bali mengirimkan dua wakil, yakni Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan. Atas prestasinya, Rico berhasil membawa pulang sabuk perak (silver championship belt) serta hadiah sebesar US$4.000. Pencapaian tersebut menjadi prestasi membanggakan bagi bartender Bali di panggung internasional.

Rico menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali atas dukungan yang diberikan sehingga dirinya dapat mengikuti kompetisi di Las Vegas dan mewujudkan impiannya untuk meraih prestasi di tingkat dunia.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali atas dukungan, doa, dan support yang diberikan sehingga saya bisa berangkat ke Las Vegas. Berkat dukungan Bapak Gubernur, mimpi saya bisa terwujud,” ungkap Rico.

See also  Koalisi Jurnalis Bali Desak Polda Bali Tindaklanjuti Laporan Kasus Intimidasi dan Kekerasan Polisi terhadap Jurnalis Detikbali

Rico berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing di tingkat internasional. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkenalkan Arak Bali sebagai produk lokal yang memiliki potensi mendunia.

“Semangat untuk anak muda, karena Bali itu keren. Arak Bali, local to global,” ujarnya.

Selain mengikuti kompetisi, Rico bersama I Wayan Eka Darmawan juga memanfaatkan kesempatan di Las Vegas untuk memperkenalkan Arak Bali melalui kegiatan amal yang berlangsung di Circus Circus Hotel. Dalam kegiatan tersebut, keduanya menampilkan kreativitas meracik minuman berbahan Arak Bali kepada peserta dan pengunjung.

Sebanyak empat botol minuman berbahan Arak Bali hasil racikan keduanya berhasil dilelang dengan nilai total US$400 atau sekitar Rp7,22 juta. Seluruh hasil lelang tersebut kemudian disumbangkan untuk kegiatan amal. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi produk lokal Bali melalui pendekatan kreatif dan kegiatan sosial.

Pendiri Doctorbar, Gede Ngurah Udayana, menjelaskan bahwa keikutsertaan bartender Bali di Las Vegas tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Arak Bali melalui pertunjukan keterampilan meracik minuman dan kegiatan sosial.

Menurut Udayana, penggunaan Arak Bali dalam berbagai racikan minuman menunjukkan bahwa produk tradisional Bali memiliki potensi untuk dikembangkan dalam industri mixology modern. Kreativitas bartender menjadi salah satu cara untuk memperluas pengenalan produk lokal kepada masyarakat internasional.

See also  Dandim Buleleng Serahkan 7 Unit Kendaraan Dinas Bagi Babinsa

Keikutsertaan tiga bartender Bali dalam FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia diharapkan dapat melanjutkan capaian positif yang telah diraih di Las Vegas. Selain mengejar prestasi, partisipasi tersebut menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan Arak Bali, menunjukkan kualitas sumber daya manusia Bali, serta mengangkat identitas dan kreativitas lokal di panggung dunia.

Pemerintah Provinsi Bali mendukung pengembangan potensi dan kreativitas generasi muda dalam memperkenalkan produk unggulan daerah. Prestasi bartender Bali di tingkat internasional diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas promosi Arak Bali sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.***

(Visited 2 times, 2 visits today)