Hindari Klaster HPN,  Ketua SMSI Bali Minta Peringatan Hari Pers Nasional di Kendari Harusnya Virtual

0
358
FOTO : Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja.(tim)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022, seharusnya dilaksanakan secara virtual saja, mengingat sejak Januari hingga memasuki bulan Februari 2022, perkembangan pandemi covid-19 kembali meningkat signifikan. Di beberapa kota di tanah air, jumlah pasien positif covid-19 terus meningkat tajam.

‘Menurut saya, peringatan Hari Pers Nasional tahun 2022 yang dilaksanakan di Kendari-Sulawesi, cukup virtual saja. Atau bisa dilakukan seperti tahun lalu, peringatan HPN dilaksanakan di masing-masing Provinsi. Presiden berpidato secara virtual,’ ujar Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja, pada Sabtu 5 Februari 2022.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Edo ini menegaskan, jika memang panitia sudah terlanjur mempersiapkan acara peringatan HPN tersebut secara tatap muka di Kota Kendari, maka solusi terbaik adalah mengurangi jumlah peserta.

See also  Tanah Lot Art and Food Festival 2020 Tampilkan Okokan Kolosal ‘Nangluk Merana’

Sebab kata dia ada beberapa acara yang lazim digelar di puncak perayaan HPN, yang sangat rawan penyebaran covid-19, misalnya convensi Media, yang digelar di dalam ruangan tertutup. Acara tersebut wajib diikuti seluruh peserta dari seluruh Indonesia. Jika acara tersebut menerapkan protokol kesehatan, akan sangat sulit, terutama jika setiap peserta harus rapid test sebelum masuk ruangan.

‘Kalau selama ini, setiap provinsi mengirim rata-rata 10 orang, maka kali ini cukup satu orang saja atau maksimal dua orang, yaitu Ketua dan Sekretaris dari setiap organisasi wartawan dan organisasi Media. Kita yang jadi praktisi media yang dipercaya masyarakat sebagai garda terdepan dalam edukasi dan pencegahan penyebaran pandemic covid-19, harus juga memberikan contoh yang baik, walaupun pemerintah belum bersikap apakah harus kembali terapkan PPKM atau tidak,’ ujar Edo.

See also  Terkait Penyegelan Kantor Bantuan Hukum di Badak Agung, Keluarga Besar Puri di Denpasar Minta Proses Hukum Berjalan secara Benar dan Adil

SMSI Bali sendiri kata Edo, sudah berkoordinasi dengan pengurus pusat SMSI untuk tidak menghadiri peringatan HPN 2022 di Kendari, meski pun SMSI pusat telah mengundang secara resmi SMSI Bali dan seluruh pengurus SMSI Provinsi di Indonesia.

‘Saya dengar bapak Presiden Jokowi tidak menghadiri acara puncak HPN 2022 secara fisik di Kendari. Presiden akan berpidato pada pembukaan acara tersebut secara virtual. Kalau Presiden tidak hadir, maka kemungkinan besar para Menteri cabinet juga tidak bisa hadir. Ini akan membuat nilai kualitas penyelenggaraan HPN menjadi terdegradasi. Maka sebaiknya virtual saja,’ ujar Edo.

Kabar terbaru dari Panitia HPN 2022 di Kendari, menyebutkan bahwa Presiden Jokowi telah memutuskan untuk batal menghadiri HPN. Presiden tetap membuka peringatan hari jadi pers nasional namun dilakukan secara virtual dari istana negara Jakarta.

See also  Berikan Kuliah Umum, Bupati Tabanan Paparkan Visi Misi Pemkab Tabanan Kepada Peserta KKN Nusantara Terbatas Angkatan II UHN IGB Sugriwa Denpasar Tahun 2022

Kepastian pembatalan kehadiran Presiden RI tersebut disampaikan Ketua Panitia Lokal peringatan HPN 2022 Kendari, Nur Endang Abbas pada Sabtu 5 Februari 2022.

“Hasil rapat semua virtual, tapi semua tetap hadir virtual. Iya (Presiden tidak datang), kemungkinan karena Covid-19 naik,” kata Nur Endang Abbas seperti dikutip beberapa media nasional.**

(Visited 8 times, 1 visits today)