Serahkan Pah-pahan, Bupati Eka : Persatuan dan Rasa Memiliki Perlu Terus Dijaga

0
442
Serahkan Pah-pahan, Bupati Eka : Persatuan dan Rasa Memiliki Perlu Terus Dijaga/fajarbadung.com
Serahkan Pah-pahan, Bupati Eka : Persatuan dan Rasa Memiliki Perlu Terus Dijaga/fajarbadung.com

TABANAN, Fajarbadung.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, yang juga selaku Ketua Umum Badan Pengelola DTW. Tanah Lot, membagikan Pah-pahan Tahun 2019 kepada Desa Pekraman Beraban, Pura Tanah Lot dan Pura pendukung disekitar kawasan Tanah Lot, serta 22 Desa Pekraman se-Kecamatan Kediri, Kamis (13/3) bertempat di Wantilan Pura Luhur Pekendungan, Beraban, Kediri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Manajer Operasional DTW. Tanah Lot Toya Adnyana, Bendesa Adat Beraban dan seluruh Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri, serta pengurus Pura Luhur Tanah Lot dan Pura pendukung lainnya di kawasan DTW. Tanah Lot.

Toya Adnyana menjelaskan, DTW. Tanah Lot, secara rutin setiap tahunnya membagikan Pah-pahan kepada Pemkab Tabanan, Desa Pekraman Beraban, dan Pura pendukung yang ada di kawasan Tanah Lot, serta Desa Pekraman se-Kecamatan Kediri. “Mohon maaf penyerahan ini harusnya di bulan januari namun mengalami keterlambatan karena berbagai kesibukan kita semua,” jelasnya.

See also  Saat Yang Tepat, Buruh Bersatu Membentuk Partai Politik

Untuk saat ini Ia mengatakan kunjungan wisatawan lokal maupun asing ke Tanah Lot mengalami sedikit penurunan. Diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya perang dagang internasional dan isu virus corona. “Biasanya secara global limit kunjungan kita 5 sampai 6 sampai 7, sekarang limit 5 sampai 6. Mudah-mudahan itu nanti cepat selesai dan DTW. Tanah Lot terus bisa exist,” imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Eka menghimbau agar selalu bersyukur atas apa yang telah  diberikan oleh  Ida Sesuhunan Pura Luhur Tanah Lot. “Dengan kehadiran DTW. Tanah Lot ini, bisa memberi manfaaat, kemakmuran, kehidupan untuk masyarakat kita Tabanan secara umum, juga kepada 22 Desa pekraman yang ada di seputaran kawasan DTW. Tanah Lot,” ungkapnya.

See also  Pansus Dewan Badung Gelar Raker Finalisasi Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah

Untuk itu, Ia mengatakan harus wajib untuk selalu bersyukur, karena meskipun ada berbagai isu internasional, Tanah Lot tidak pernah sepi dari kunjungan. Meskipun isu tersebut memberi sedikit dampak penurunan pada kunjungan. “Tak pernah sepi Tanah Lot, walaupun sekarang ada virus corona, virus babi, virus macam-macam, tapi yang namanya Tanah Lot ini Astungkara masih diminati,” ujarnya.

Meskipun penurunan mencapai 16 persen dari tahun sebelumnya, dikatakannya tidak sebanding dengan tempat-tempat lain. “Tempat lain betul-betul sepi, tidak ada pengunjung, wisatawan tidak mau datang. Tapi di Bali niki, khususnya di Tabanan di Tanah Lot, tamu masih banyak masuk ke Tanah Lot. Artinya Taksu Ida Bhatara niki sangat luar biasa sekali. Tepuk tangan buat Tanah Lot,” ujar Bupati Eka dihadapan seluruh undangan yang hadir saat itu.

See also  Duta Badung Tampil Pada Lomba Masatua Bali PKB 2023, Turut Jaga Nilai-nilai Budaya dan Sastra Bali

Kedepan, Ia berharap, persatuan dan rasa memiliki dijaga terus. Karena menurutnya, DTW bukan hanya mampu mendatangkan banyak kunjungan wisatawan, beriringan dengan hal tersebut sudah tentu masalah pun pasti banyak. “Oleh karena itu, tiang harapkan semua menjaga administrasi, pertanggung jawaban, dijalankan dengan baik,” pinta Bupati Eka.(red/fb).

(Visited 11 times, 1 visits today)